BKI UIN Sunan Kalijaga Gelar PAR untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga Pasangan Muda di Sawangan Magelang

Magelang – Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan kegiatan Participatory Action Research (PAR) bertajuk “Digital Da’wah and Islamic Family Counseling: A Participatory Action Research on Strengthening Family Resilience among Young Couples in Multicultural Communities.”

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di Aula Kantor Pemerintahan Desa Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, ini melibatkan sekitar 50 peserta atau 25 pasangan muda dari berbagai wilayah di Desa Sawangan. Kegiatan juga melibatkan beberapa mahasiswa BKI sebagai bagian dari proses pengabdian dan pendampingan kepada masyarakat.

Kegiatan PAR tersebut menjadi bagian dari upaya BKI UIN Sunan Kalijaga untuk menghadirkan pendampingan keluarga yang sesuai dengan dinamika kehidupan pasangan muda. Berbagai tantangan keluarga, seperti komunikasi yang kurang efektif, konflik rumah tangga, pengelolaan emosi, pengasuhan anak, serta pengaruh media digital terhadap relasi keluarga menjadi isu yang dibahas dalam kegiatan.

Dengan pendekatan Islamic Family Counseling dan Digital Da’wah, pasangan muda ditempatkan sebagai subjek aktif dalam proses kegiatan. Peserta diajak untuk mengidentifikasi kebutuhan dan persoalan yang dihadapi dalam kehidupan keluarga, mendiskusikan berbagai alternatif solusi, serta merefleksikan pengalaman bersama.

Kegiatan difasilitasi oleh H. Nailul Falah, S.Ag., M.Si. dan Ferra Puspito Sari, M.Pd. Keduanya mendampingi proses diskusi dan pembahasan bersama peserta dengan mengangkat isu-isu yang dekat dengan kehidupan keluarga pasangan muda.

Selain membahas penguatan komunikasi dan penyelesaian konflik keluarga, kegiatan juga memberikan perhatian pada pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi dan dakwah keluarga. Media digital dipandang tidak hanya sebagai sumber tantangan bagi keluarga, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan pesan tentang keluarga harmonis, komunikasi sehat, dan pengasuhan Islami.

Pelaksanaan PAR ini menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses perubahan. Melalui partisipasi pasangan muda, kegiatan diharapkan tidak berhenti pada pemberian materi, tetapi dapat mendorong tumbuhnya kesadaran dan kemampuan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan rumah tangga.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara dosen, mahasiswa BKI, dan masyarakat dalam mengembangkan praktik Bimbingan dan Konseling Islam yang responsif terhadap perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta kehidupan masyarakat yang semakin multikultural.

Melalui kegiatan tersebut, Program Studi BKI UIN Sunan Kalijaga berharap penguatan ketahanan keluarga dapat terus dikembangkan melalui pendekatan berbasis komunitas serta pemanfaatan media digital, sehingga nilai-nilai keluarga Islami dapat hadir secara lebih dekat dan relevan dalam kehidupan masyarakat.