Realisasikan Kerja Sama dengan RSUP Dr. Sardjito, Prodi BKI UIN Sunan Kalijaga Terjunkan 5 Mahasiswi PPL pada Layanan Kerohanian

Yogyakarta –Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus memperkuat implementasi kerja sama kelembagaan dengan berbagai mitra strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi profesional mahasiswa. Salah satu bentuk realisasi kerja sama tersebut diwujudkan melalui penerjunan *5 mahasiswi untuk melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta.

Kegiatan penerjunan kelima mahasiswi PPL tersebut dilaksanakan pada Jumat, 2 Oktober 2026, bertempat di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Kegiatan ini menandai dimulainya proses pembelajaran lapangan bagi mahasiswa Prodi BKI yang ditempatkan pada Bidang Layanan Kerohanian di bawah Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUP Dr. Sardjito.

Program PPL tersebut berlangsung selama empat minggu, mulai 5 hingga 31 Oktober 2026. Melalui kegiatan ini, kelima mahasiswi diharapkan memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dan mengimplementasikan pendekatan bimbingan dan konseling Islam, khususnya dalam konteks pendampingan spiritual dan pelayanan kerohanian di lingkungan rumah sakit.

Disambut Hangat oleh Pihak RSUP Dr. Sardjito

Prosesi penerjunan kelima mahasiswi PPL mendapat sambutan hangat dari pihak RSUP Dr. Sardjito. Kegiatan tersebut dihadiri secara langsung oleh dr. Ida Bagus Gede Surya Putra Pidada, Sp.F(K)., M.H., selaku Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal, serta Uyun Subari, S.Ag., selaku Koordinator Layanan Rohani RSUP Dr. Sardjito.

Dalam kegiatan penerjunan tersebut, pihak rumah sakit menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dan memberikan pendampingan kepada mahasiswa selama menjalani PPL. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional melalui pengalaman praktik secara langsung.

Penempatan kelima mahasiswi pada Bidang Layanan Kerohanian memberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat dinamika pelayanan spiritual di lingkungan rumah sakit. Mahasiswa diharapkan dapat memahami kebutuhan pendampingan kerohanian bagi pasien dan keluarga, mempelajari mekanisme pelayanan, serta mengembangkan keterampilan komunikasi empatik dan pendampingan psikospiritual sesuai dengan kewenangan dan arahan pembimbing lapangan.

Selain itu, penempatan di bawah Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal juga memberikan pengalaman pembelajaran yang khas bagi mahasiswa BKI, terutama dalam memahami pentingnya etika profesi, sensitivitas terhadap kondisi psikologis dan spiritual individu, serta koordinasi dengan tenaga profesional di lingkungan pelayanan kesehatan.

Penguatan Kompetensi Mahasiswa melalui Orientasi Rumah Sakit

Sebagai tahap awal pelaksanaan PPL, kelima mahasiswi mengikuti kegiatan Orientasi Rumah Sakit selama dua hari, yakni pada 5–6 Oktober 2026. Kegiatan orientasi ini menjadi bekal penting sebelum mahasiswa terlibat dalam aktivitas pembelajaran dan pelayanan di lingkungan RSUP Dr. Sardjito.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai profil dan sistem pelayanan rumah sakit, tata tertib, standar keselamatan pasien, prosedur pelayanan, serta alur dan etika kerja yang berlaku di lingkungan rumah sakit.

Pembekalan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa menyesuaikan diri dengan budaya kerja profesional sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan pasien, kerahasiaan informasi, tanggung jawab profesi, dan koordinasi antarunit pelayanan.

Bagi mahasiswa BKI, pengalaman orientasi dan praktik di rumah sakit juga menjadi sarana untuk memahami bahwa pelayanan bimbingan dan konseling Islam tidak terbatas pada lingkungan pendidikan maupun lembaga sosial, tetapi juga memiliki relevansi dalam pelayanan kesehatan, terutama melalui pendekatan pendampingan spiritual yang memperhatikan kebutuhan psikologis, sosial, dan religius individu.

Implementasi Kerja Sama dan Pengembangan Keilmuan BKI

Pelaksanaan PPL di RSUP Dr. Sardjito merupakan salah satu bentuk implementasi nyata kerja sama antara Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga dengan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, tetapi juga membuka peluang penguatan sinergi kelembagaan dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan layanan pendampingan kerohanian.

Melalui program PPL, Prodi BKI berupaya mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep dan teori bimbingan dan konseling Islam, tetapi juga mampu mengembangkan kepekaan, keterampilan komunikasi, sikap empatik, dan profesionalitas dalam menghadapi berbagai situasi pelayanan.

Keterlibatan mahasiswa dalam layanan kerohanian rumah sakit sekaligus memperluas wawasan mengenai prospek profesi lulusan BKI. Pendampingan spiritual di fasilitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu bidang yang relevan dengan kompetensi BKI, terutama dalam membantu individu menghadapi persoalan kehidupan, mengembangkan ketenangan batin, serta memperkuat sumber daya spiritual dalam menghadapi situasi sulit.

Program ini juga sejalan dengan komitmen Prodi BKI UIN Sunan Kalijaga untuk mengembangkan pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Pengalaman lapangan di lingkungan rumah sakit diharapkan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori dengan praktik sekaligus memahami pentingnya pendekatan pelayanan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan individu.

Dengan terlaksananya penerjunan dan orientasi kelima mahasiswi PPL di RSUP Dr. Sardjito, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan selama Oktober 2026 dapat berjalan dengan baik serta memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa.

Ke depan, Prodi BKI FDK UIN Sunan Kalijaga berkomitmen untuk terus memperluas dan mengoptimalkan kerja sama dengan berbagai lembaga mitra, termasuk institusi pelayanan kesehatan, sebagai bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang kompeten, profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata melalui keilmuan bimbingan dan konseling Islam.