Mahasiswa BKI UIN Sunan Gunung Djati Bandung Melaksanakan Study Comparative ke Prodi BKI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Jum’at, 14 Desember 2018 Mahasiswa BKI UIN Sunan Gunung Djati mengadakan studi komparatif di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Mereka tiba di UIN Sunan Kalijaga pada pukul 08.40 WIB. Pertemuan antara BKI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan BKI UIN Sunan Gunung Djati Bandung bertempat di Teatrikal Dakwah dan Komunikasi. Sebelum acara inti dimulai, disajikan hiburan dari Geng ‘17 dengan menyanyikan lagu “Takkan Tergantikan-Rossa” dan “Wanita yang Sedang Dipelukan-Payung Teduh”. Selesai memberikan hiburan, disajikan video yang berisi tentang BKI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Memasuki acara inti, pukul 09.00 WIB Master of Ceremony membuka acara pada hari ini dengan bacaan Ummul Kitab oleh saudari Dyah. Acara kedua dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” bersama-sama. Selanjutnya adalah sambutan-sambutan, sambutan pertama oleh Ketua HMPS BKI UIN Sunan Kalijaga, Indra Gunawan, sambutan kedua oleh Kaprodi BKI UIN Sunan Kalijaga, Bapak A. Said Hasan Basri, S.Psi., M.Si., sambutan ketiga oleh Ketua HMJ BKI UIN Sunan Gunung Djati, Husni Abu Bakar, sambutan keempat sekaligus sebagai sambutan terakhir oleh Dosen Pembimbing BKI UIN Sunan Gunung Djati, Sugandi Miharja, Ph.D.

Kegiatan inti pada pagi hari ini adalah sharing session dengan keynote speaker 2 dosen dari BKI UIN Sunan Kalijaga oleh Kaprodi, Bapak A. Said Hasan Basri, S.Psi., M.Si., dan Direktur LAB BKI, Bapak Dr. Muhsin, S.Ag., M.A., dan 2 dosen dari BKI UIN Sunan Gunung Djati oleh Bapak Sugandi Miharja, Ph.D dan Bapak Dede Irawan, M.Ag. Sharing session ini dimulai dengan beberapa pertanyaan. Pertanyaan pertama oleh Fina Rabiah Adawiyah semester VII tentang teknis PPL di Malaysia dan ranah kerja pengabdian para alumni BKI UIN Sunan Kalijaga. Pertanyaan kedua oleh Purnamasari semester V tentang prestasi konseling krisis yang menjadi ciri khas BKI UIN Sunan Kalijaga.

Pertanyaan pertama dijawab oleh Bapak A. Said Hasan Basri, S.Psi., M.Si. bahwasannya tidak ada teknis khusus yang dijadikan sebagai patokan, karena dari semua akomodasi dan administrasi di urus sendiri oleh mahasiswa yang ikut PPL dan sebaran alumni banyak yang menjadi guru BK. Menjadi tantangan yang baru bagi generasi selanjutnya untuk membuka jalan lain selain sebagai guru BK, seperti sebagai motivator, pembimbing rohani islam, konselor di lapas, konselor di balai rehabilitasi, dan lain sebagainya. Pertanyaan kedua, prestasi konseling krisis sudah banyak, diantaranya konseling krisis BKI UIN Sunan Kalijaga sudah dijadikan sebagai tempat studi banding oleh Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), selain itu setiap ada bencana di Jogja prodi mengirimkan mahasiswanya untuk melakukan trauma healing dan masih banyak lagi prestasinya.

Tidak hanya memaparkan tentang prodi BKI, Bapak Dr. Muhsin, S.Ag., M.A., juga memaparkan tentang LAB BKI yang beliaulah sebagai direkturnya. Dalam LAB BKI tersebut setiap minggunya mengadakan rapat untuk menemuka program-program ataupun kegiatan-kegiatan yang bergengsi dan bermanfaat. Direktur LAB BKI ini juga menggagas untuk mewajibkan mahasiswanya memiliki paspor. Hal tersebut beliau lakukan sebagai motivasi untuk mahasiswanya agar memiliki keinginan pergi ke luar negeri. Sebagai founder of hypnowriting dan memiliki taman baca “Cakruk Pintar” menyerukan agar mahasiswanya untuk menulis. Hal tersebut beliau serukan karena ingin mahasiswanya memiliki karya. Melalui LAB BKI inilah Bapak Muhsin memberdayakan mahasiswanya untuk menulis dan sudah banyak buku yang dihasilkan, diantaranya My Mom is The Best Counselor, Kuliah BKI Asyik, Kuliahku Atas Restu Ibu yang akan dilaunching tanggal 22 Desember 2018, dan masih banyak lagi lainnya.

Bapak Dede Irawan, M.Ag. memaparkan sekilas BKI UIN Sunan Gunung Djati Bandung tentang keunikan yang ada. Tempat yang dijadikan PPL atau PPM dalam sebutan mereka dicari sendiri oleh mahasiswa. Pemaparan beliau juga mengatakan bahwa tidak ada alumninya yang menjadi pengangguran, minimal tenaga pendidik. Tidak berbeda dengan LAB BKI UIN Sunan Kalijaga, LAB yang dimiliki oleh BKI UIN Sunan Gunung Djati jga terbuka untuk siapapun yang ingin melakukan konseling.

Pukul 11.10 WIB sharing session berakhir dan kegiatan selanjutnya pemberian kenang-kenangan dari BKI UIN Sunan Gunung Djati kepada BKI UIN Sunan Kalijaga, begitu juga sebaliknya dan kenang-kenangan dari HMJ BKI UIN Sunan Gnung Djati kepada HMPS BKI UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan studi komparatif ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa BKI UIN Sunan Kalijaga dengan mahasiswa BKI UIN Sunan Gunung Djati beserta Dosen-dosennya pada pukul 11.20 WIB.

a yang tergabung dalam HMPS BKI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Study Comparative yang dilaksanakan oleh Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki tema "Rejuvinasi Moral Intelektual Melalui Integritas Silaturrahmi". Mahasiswa tersebut disambut di Teatrikal Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam kegiatan ini, dilakukan sharing session berupa sharing bagaimana Prodi BKI di UIN SGD Bandung dan bagaimana Prodi BKI di UIN SUKA Yogyakarta. Tujuannya semata untuk mencari ilmu dan pengalaman baru serta meningkatkan silaturrahmi antar prodi BKI.