Prodi BKI UIN Sunan Kalijaga Hadiri FORDAKOM PTKIN se-Indonesia, Perkuat Posisi Nomenklatur BKI di Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Yogyakarta – Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Forum Dekanat Dakwah dan Komunikasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (FORDAKOM PTKIN) se-Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 4–7 Juni 2026 di Hotel Bumi Senyiur, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kegiatan yang dihadiri oleh para dekan, wakil dekan, ketua jurusan, dan ketua program studi rumpun ilmu dakwah dan komunikasi dari berbagai PTKIN di Indonesia ini menjadi forum strategis untuk membahas penguatan tata kelola kelembagaan, pengembangan kurikulum, serta masa depan program studi dalam rumpun ilmu dakwah dan komunikasi.

Forum diawali dengan agenda Penyamaan Persepsi Program Studi Rumpun Ilmu Dakwah dan Komunikasi yang menghadirkan narasumber nasional, yakni Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag. dan Prof. Dr. Nur Syam, M.Si. Pada sesi ini dibahas berbagai isu strategis terkait arah pengembangan keilmuan, penguatan identitas akademik program studi, serta harmonisasi kebijakan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.

Salah satu isu penting yang menjadi perhatian forum adalah terkait nomenklatur Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), dan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI). Setelah melalui berbagai diskusi dan pertimbangan akademik, FORDAKOM PTKIN se-Indonesia bersepakat bahwa nomenklatur Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) tetap berada dalam rumpun Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Kesepakatan tersebut didasarkan pada landasan historis, filosofis, dan keilmuan yang menunjukkan bahwa BKI merupakan bagian integral dari pengembangan ilmu dakwah, khususnya dalam bidang bimbingan, konseling, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam. Hasil kesepakatan ini juga telah disampaikan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bentuk aspirasi dan rekomendasi resmi dari FORDAKOM PTKIN se-Indonesia.

Keikutsertaan Prodi BKI FDK UIN Sunan Kalijaga dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan kelembagaan, pengembangan keilmuan, serta advokasi kebijakan pendidikan tinggi yang mendukung eksistensi dan kemajuan Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam di tingkat nasional.

Forum ditutup dengan Diskusi Forum Dekanat Dakwah dan Komunikasi PTKIN se-Indonesia yang menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk pengembangan fakultas dan program studi rumpun dakwah dan komunikasi, termasuk penguatan kolaborasi antar-PTKIN, peningkatan mutu akademik, serta pengembangan jejaring nasional dan internasional.

Melalui partisipasi aktif dalam FORDAKOM PTKIN se-Indonesia, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan tinggi Islam yang adaptif, unggul, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan di era global.