Kolaborasi UIN Sunan Kalijaga dan UIN Ambon, Mahasiswa BKI Dalami Praktik Terapi Spiritual Nusantara

Yogyakarta, 20 Mei 2026 – Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan *Kuliah Dosen Tamu* sebagai bagian dari implementasi kerja sama akademik dengan Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon. Kegiatan ini dilaksanakan dalam mata kuliah *Terapi Sufistik* dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi BKI UIN Sunan Kalijaga.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari jejaring akademik antar Program Studi BKI di bawah naungan *Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam Indonesia (PABKI)* yang terus mendorong kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar langsung dari akademisi dan praktisi BKI dari berbagai daerah di Indonesia.

Kuliah dosen tamu menghadirkan Dr. Ainun Diana Lating, M.Si, dosen Program Studi BKI Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai praktik terapi spiritual yang berkembang di masyarakat Ambon serta relevansinya dengan layanan Bimbingan dan Konseling Islam.

Dr. Ainun Diana Lating menjelaskan bahwa masyarakat Maluku, khususnya Ambon, memiliki kekayaan tradisi religius dan spiritual yang berfungsi sebagai sumber penguatan psikologis dan sosial masyarakat. Praktik-praktik spiritual tersebut tidak hanya menjadi bagian dari tradisi keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam proses penyembuhan, penguatan mental, serta peningkatan kesejahteraan spiritual individu dan komunitas.

Lebih lanjut, narasumber menekankan pentingnya kemampuan konselor Islam dalam memahami keragaman praktik spiritual yang hidup di masyarakat. Menurutnya, konselor tidak hanya dituntut menguasai teori dan teknik konseling, tetapi juga perlu memiliki sensitivitas budaya dan kemampuan mengintegrasikan nilai-nilai lokal yang sejalan dengan prinsip-prinsip Islam dalam proses pendampingan konseli.

Kegiatan ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa mengenai praktik terapi spiritual yang berkembang di berbagai daerah di Indonesia. Mahasiswa diajak untuk memahami bahwa layanan konseling Islam dapat dikembangkan secara kontekstual dengan memperhatikan karakteristik budaya, tradisi keagamaan, dan kebutuhan masyarakat setempat.

Ketua Program Studi BKI UIN Sunan Kalijaga menyampaikan bahwa kegiatan kuliah dosen tamu merupakan bagian dari strategi internasionalisasi dan penguatan jejaring akademik Program Studi. Selain memperkaya wawasan mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi media pertukaran gagasan dan pengalaman antarperguruan tinggi dalam pengembangan keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam.

Melalui kegiatan ini, Prodi BKI UIN Sunan Kalijaga berharap mahasiswa semakin memahami keragaman praktik konseling dan terapi spiritual di Indonesia serta mampu mengembangkan layanan konseling Islam yang profesional, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang multikultural.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi yang aktif antara mahasiswa dan narasumber. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap pengembangan terapi spiritual dan konseling Islam berbasis kearifan lokal sebagai salah satu kekuatan keilmuan BKI di Indonesia.

Kuliah dosen tamu ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen Prodi BKI UIN Sunan Kalijaga dalam menghadirkan pengalaman belajar yang kaya, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat di era kontemporer.